Penyebab Pubertas Dini pada Anak dan Upaya Penanganannya

Sumber Gambar: www.dirgantaraonline.co.id 
Setiap anak pasti mengalami masa pubertas. Hanya saja, masanya memang berbeda-beda pada setiap anak, namun terdapat rentang usia tertentu di mana pada usia tersebut umumnya anak-anak mengalami masa pubertas. Hal tersebut dipicu oleh banyak faktor yang memengaruhi pubertas anak. Jadi, bisa jadi bahwa anak akan mengalami masa puber lebih cepat, tepat waktunya, ataupun lebih lambat dari rentang usia normal. 

Mengenai rentang waktu anak mengalami pubertas, terdapat kasus pubertas dini yaitu anak mengalami masa puber sebelum sampai pada usia sewajarnya. Bahkan, waktu yang lebih cepat ini mempunyai rentang cukup jauh dibandingkan batas awal anak memasuki masa pubertas. Kondisi ini dipicu oleh beragam penyebab pubertas dini pada anak yang dapat dipahami melalui penjelasan di bawah ini. 

Penyebab Pubertas Dini pada Anak 

Pada umumnya, pubertas anak perempuan memang terjadi lebih cepat dibandingkan dengan anak laki-laki. Dilansir dari popmama.com, masa puber anak perempuan ini dimulai saat ia berusia 8-14 tahun, sedangkan anak laki-laki akan mengalami masa puber saat berusia antara 10-15 tahun. 

Pada kasus pubertas dini, ada sebagian anak yang mengalaminya. Jika anak mengalami kondisi ini, terdapat perubahan fisik dan psikis seperti yang dialami anak saat memasuki masa pubertas pada normalnya. Kondisi ini dapat terjadi karena dipicu oleh dorongan hormon gonadotropin (GnRH) yang terjadi lebih cepat sebelum waktunya. 

Selain perubahan pada hormon tersebut, terdapat perubahan hormon reproduksi lainnya yang memicu sistem reproduksi. Terdapat aktivitas kelenjar pituitary yang sudah melepaskan lebih banyak hormon, di antaranya adalah LH dan FSH yang menjadi penyebab pubertas dini pada anak. 

Produksi hormon LH dan FSH ini dapat menyebabkan ovarium memproduksi hormon yang terlibat pada proses pertumbuhan serta perkembangan karakteristik seksual dari perempuan yaitu estrogen. Pada laki-laki, hormon tersebut memicu testis untuk memproduksi hormon yang berkaitan dalam pertumbuhan dan perkembangan karakteristik seksual laki-laki yaitu testosteron. 

Tanda-tanda fisik akibat sudah terjadi pubertas lebih dini adalah adanya perubahan fisik pada anak. Anak laki-laki dan perempuan mengalami beberapa perubahan fisik seperti halnya pada saat anak mengalami pubertas pada umumnya. 

Upaya Penanganan Pubertas Dini 

Setelah memahami penyebab pubertas dini pada anak tersebut, sudah seharusnya Anda kemudian memperhatikan kondisi anak. Jika anak memang mengalami gejala pubertas dini tersebut, buatlah janji untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Sebaiknya, Anda segera melakukan langkah-langkah efektif agar kunjungan lebih efisien. 

Tuliskan apa saja gejala yang dialami anak agar memudahkan Anda saat berkonsultasi dengan dokter ketika memeriksakan anak. Tuliskan juga obat, vitamin, ataupun suplemen yang dikonsumsi jika ada karena menjadi salah satu penyebab pubertas dini pada anak. Tuliskan juga riwayat medis dalam keluarga karena masa pubertas ini juga dipengaruhi oleh kondisi orang tuanya atau keluarga dekatnya. Tambahkan informasi penting lainnya, termasuk makanan yang sering dikonsumsi anak dan berpotensi memicu pubertas dalam waktu dini, misalnya junk food, makanan berminyak, makanan berlemak, dan sebagainya. 

Jangan lupa tambahkan pertanyaan lain yang akan ditanyakan ke dokter agar konsultasinya bisa semakin mendalam dan membantu dalam menangani anak yang mengalami pubertas lebih dini. 

Setelah datang ke dokter, dilakukanlah pemeriksaan secara medis. Kondisi pubertas dini yang dialami setiap anak memang berbeda-beda. Untuk itu, penanganan lanjutan yang dilakukan secara medis tentu saja disesuaikan dengan kondisi pasien. Dokter kemudian memberikan suntikan leupolide yang membantu menghambat proses pubertas berikutnya. Dokter juga memberikan obat tertentu sesuai dosis anak dan memang dibutuhkan. 

Penanganan sesuai penyebab pubertas dini pada anak juga dilakukan. Terkait dalam hal ini, orang tua juga harus aktif berperan karena penanganan ini dilakukan secara terus menerus bahwa anak harus menerapkan pola hidup sehat. Penuhilah makanan yang bergizi dan hindarkan dari makanan yang tidak sehat atau memicu obesitas. Rutin dalam berolahraga juga perlu. 

Sumber Artikel: 
www.sehatq.com 
www.honestdocs.id 
www.popmama.com 

Belum ada Komentar untuk "Penyebab Pubertas Dini pada Anak dan Upaya Penanganannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel