Jangan Asal Pasang Charger Smartphone Sebelum Mengetahui Dampak Negatifnya Pada Motor


Lakukan pengisian daya gawai waktu berkendara telah jadi rutinitas beberapa pemotor. Terutamanya, buat mereka yang sudah mempunyai feature power outlet bawaan pabrikan. 

Bahkan juga, tidak dikit dari pemotor umumnya pembalap ojek online-memasang piranti aftermarket supaya bisa men-charger smartphone sambil motoran. 

Tetapi, buat Anda yang merencanakan menempatkan aksesories power outlet di motor, sebaiknya berpikir ulang kembali. Karena, pemasangan aksesories ini membuat garansi kelistrikan motor langsung hangus. 

Karena itu, PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan instruksi beberapa mekanik di jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) tidak terima pemasangan power outlet external. 

Tetapi jika motor telah berumur 1 tahun (garansi kelistrikan habis) itu terserah customer, yang penting jika motor baru jangan dahulu. 

Gunakan layanan mekanik pakar 
Tetapi, jika Anda merasakan perlu feature itu serta butuh memasangnya pada motor, pakailah layanan mekanik pakar masalah kelistrikan. Lebih pada motor keluaran baru, skema kelistrikan ditata oleh elemen penting yaitu ECU (Electronic Control Unit). 

Pemasangan power outlet yang benar harus sesuai dengan kunci kontak motor. Tujuannya, saat kunci kotak dimatikan, piranti ini juga automatis tidak berperan. 

Harus gunakan sekring waktu ambil arus listrik di aki motor. Manfaatnya untuk pengaman yang akan memutuskan arus listrik dengan automatis saat ada kelebihan beban listik. 

Pemasangan yang tidak cocok akan berimbas pada kehancuran aki serta korsleting. Ini punya pengaruh pada kapasitas skema di ECU motor. 

Untuk pemasangan piranti ini di dekat ruangan penyimpanan luar. Ini untuk meminimalkan terserang air atau terkena cahaya matahari langsung.

Belum ada Komentar untuk "Jangan Asal Pasang Charger Smartphone Sebelum Mengetahui Dampak Negatifnya Pada Motor"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel